Donnerstag, 26. Juli 2012

Ramadan 1433 Hijiriyah (Day 7) : Kembali melihat Berlin

Alhamdulillah sampai hari ini seminggu sudah aku menjalankan bulan Ramadan. Berbeda dengan  bulan ramadan di tahun yang lalu kali ini saya akan menikmati waktu ramadan saya di Jerman, tepatnya di kota Berlin.

Tepat kemarin saya tiba di Berlin. Cuaca yang terik dan juga menyengat karena musim panas membuat saya menjadi cepat kelelahan. Beruntung setelah saya tiba di stasiun kereta utama  Berlin, kemudian saya  dijemput oleh teman saya. Dan kemudian kami langsung menuju ke tempat kediamannya yang tak jauh dari sana.

Berlin entah mengapa lagi dan lagi saya singgah di kota ini. Kota yang memang sebagian orang tidak menyukai hiruk pikuk nya, atau ke aneka ragaman kultur nya. Namun bagi saya selalu ada hal yang membuat saya kangen dan selalu ingin tinggal di kota dengan populasi orang indonesia terbanyak dibanding kota kota yang lain . Ya karena di kota ini lah terdapat satu satunya masjid kepunyaan warga indonesia dan rasa kangen bertemu teman teman dan juga suasana masjid yang membuat saya lagi dan lagi berkunjung ke kota ini.

Hari pertama saya tiba di Berlin, dan saya langsung shalat tharawih disana. MashaAllah banyak hal yang memang berubah dari mesjid ini, selain banyak orang yang tak kukenal lagi ternyata di mesjid ini semakin banyak kujumpai pemuda/pemudi baik akhwat mau pun ikhwan dan justru jumlah pemuda/pemudi ini mendonimasi pengunjung mesjid. Semakin saya dibuat kagum karenanya. :)

Ketika sampai dimesjid kami langsung berkumpul untuk bertadaras bersama dan kemudian dilanjutkan dengan ceramah. Oh iya, ustad pengisi cermah adalah ustad yang didatangkan langsung dari Indonesia loh :) Kemudian setelah tausiyah selesai dilanjutkan dengan berbuka bersama. Ketika disana saya juga melihat beberapa orang muallaf Jerman. Kemudian saya pun juga berbincang2 dengan orang orang yang belum saya kenal.

Keine Kommentare:

Kommentar veröffentlichen