Freitag, 11. März 2011

Thought

Banyak pertanyaan yang terlintas di kepalaku akhir - akhir ini. Mengapa, Dimana, Kenapa, dan Bagaimana mengawali pertanyaan yang selalu terlintas itu. Pertanyaan yang tidak hanya singgah lalu menghilang seiring waktu. Ternyata pertanyaan ini semakin membuatku menjadi tidak nyaman. Darimana aku harus mulai mencari jawabannya? Aku pun tak tahu harus memulai dari mana.

I'll admit that my iman got weaken nowadays, and i dont like it. Setiap harinya aku berpikir, what is my purpose , what is my purpose in this life? Perjalanan iman memang bukanlah sebuah perjalanan linear yang konstant, melainkan perjalanan fluktuatif yang kadang menukik tajam seperti jurang yang terjal atau melambung tinggi layaknya roket diangkasa. Seperti halnya perjalanan imanku.

Bagaimana nasib iman mu hari ini? Itu pertanyaan yang terlintas saat ini. Jujur aku sangat malu dengan para muallaf yang mempunyai ghiroh yang meletup - letup dalam pencarian nya. Aku yang terlahir muslim dan dibesarkan dalam keluarga muslim, apakah aku bisa merasakan semangat itu? Apakah aku bisa memiliki semangat seperti mereka? Ketika semua seakaan menjadi hampa, dan cahaya itu pun meredup. Apakah aku akan tetap mencari? mencari sumber cahaya itu, karenya aku sangat khawatir. Apakah aku sudah cukup mengenal agamaku? Apakah aku sudah cukup mengenal Rasulku? Apakah yang aku masih mempunyai pikiran bahwa alquran hanyalah sebuah buku yang hanya dibaca ketika ada pengajian atau sehabis shalat saja? Apakah aku sudah mampu mencintai Rasulku seperti hal nya para sahabat? ataukah hanyalah sebuah formalitas saja? Apakah yang sebenernya aku cari? Dan masih banyak pertanyaan - pertanyaan yang lainnya. Aku tak tahu harus memulai darimana. Aku tak dapat menggambarkan rasa ini. Pencarian, ya saat ini yang ingin aku lakukan. Mencari jawaban - jawaban yang ada dibenak ku saat ini.

1 Kommentar:

  1. dengerin lagu2 rohani atau dengerin ceramah2 di youtube, biar berasa terisi dari luar

    AntwortenLöschen